Wali Kota Depok 'Nodai' Seleksi CPNS - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Wali Kota Depok 'Nodai' Seleksi CPNS

Wali Kota Depok 'Nodai' Seleksi CPNS

Written By Irfan Dani on Monday, October 14, 2013 | 10:51 AM


Depok - Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail 'nodai' proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang berlangsung di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). Pasalnya, orang nomor satu di Kota Depok masuk ke ruang server sistem Computer Asisted Test (CAT) tanpa se izin tim pengawas.

"Ya, tadi wali kota sempat masuk ke ruang server. Tapi tidak menjadi masalah karena posisinya ramai orang. Secara umum penyelenggaraan ujian tes kemampuan dasar berjalan baik," kata koordinator tim pengawas Ombudsman, Triyoga M Habibi, kemarin.

Triyoga mengatakan, titik kritis penggunaan sistem CAT terletak pada server, pengecekan identitas, listrik, jaringan, dan akses ruang server. Sehingga setiap pengawas harus mengetahui siapa saja yang dapat mengakses ruang server. "Makanya tidak semua orang dapat mengakses ruang server. Hal itu dilakukan untuk menjaga agar sistem tidak dimasukan aplikasi baru," ujarnya.

Menurut anggota pengawas seleksi nasional (Panselnas) itu, panitia penyelenggara lokal, dalam hal ini Pemkot Depok melakukan pengawasan sesuai prosedur tetap (protap). Dimana, kata dia, panitia mencocokan kartu peserta dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) para peserta. "Alur penyelenggaraan sudah berlangsung dengan baik," kata Triyoga.

Triyoga menambahkan, keunggulan sistem CAT yakni, para peserta dapat mengetahui secara langsung nilai yang mereka raih. Panitia pun, kata dia, dapat langsung mengumumkan nilai ujian para peserta saat itu juga. "Tugas kita para pengawas meminta panitia langsung menempel hasil ujian peserta. Kalau mereka lupa, kita langsung ingatkan," ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan, tes kemampuan dasar (TKD) yang berlangsung sejak Sabtu (12/10) ini bekerjasama dengan UI. Dengan diikuti 1008 peserta CPNS. Sesuai surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor B-2432/M.PAN.RB/7/20003 tentang Penerapan Sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi CPNS tahun 2013 dan 2014 serta surat Menpan nomor B-2682/M.PAN.RB/I/2013 tentang Permohonan Pilihan Sistem Seleksi CPNS tahun 2013.

Kebijakan tersebut diupayakan agar seleksi penerimaan CPNS dilakukan dengan menggunakan CAT, bertujuan untuk menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional, menetapkan standar nilai, dan mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujan. "Manfaat CAT bagi penerimaan CPNS adalah untuk memperoleh CPNS yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang sesuai, penilaian yang dilakukan lebih objektif, meningkatkan transparansi serta mencegah timbulnya KKN," katanya.

Nur Mahmudi menambahkan formasi di Depok dari Kementerian PANRB adalah 193 orang. Total peserta yang mengikuti ujian TKD adalah 1008 orang. "Itu yang memenuhi administrasi. Jadi kira - kira 1:5 yang akan diterima. 60 persen warga non Depok karena WNI siapapun boleh daftar. Kami juga siapkan CCTV untuk memantau tes ini agar ada pertanggungjawaban sebab dipantau ombudsman juga," paparnya.

Pelaksanaan ujian dipandu dan diawasi oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dalam hal ini diwajili oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Jumlah pendaftar keseluruhan di tahap awal mencapai 8673 orang dengan jumlah berkas masuk sebanyak 3612 berkas.



Sumber
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org