Sumbar Kekurangan Guru SD - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » , » Sumbar Kekurangan Guru SD

Sumbar Kekurangan Guru SD

Written By Irfan Dani on Monday, October 7, 2013 | 5:02 PM

ilustrasi
Harian Singgalang - Dunia pendidikan kita ternyata sangat kritis dengan adanya kekurangan guru Sekolah Dasar (SD) di Sumatera Barat sekitar 7.000 orang. Baca Singgalang, Selasa (1/10).

Kekurangan guru itu, mem buat komite sekolah memberikan honor sekitar Rp200 ribu perbulan. Kekurangan guru akibat pemda dilarang mengangkat guru honor, terhitung 1 Januari 2005.
Kemudian kabupaten dan kota se Sumatera Barat juga tidak mendapatkan jatah CPNS umum, akibat belanja pegawainya lebih dari 50 persen dari APBD.

Kekurangan guru itu, belum termasuk guru yang akan pensiun pada 2014. Padahal pendidikan di SD membutuhkan guru yang professional di bidangnya. Tapi jika guru SD, dalam bekerja hanya diimbali hanya Rp200 ribu perbulan, maka otomatis kesejahteraannya jauh dibawah garis kemiskinan.
Gaji yang jauh dibawah upah minimum regional (UMR) itu, memang perlu menjadi perhatian kita bersama.

Guru juga manusia yang butuh biaya untuk kehidupannya. Guru merupakan orang yang professional dalam belajar mengajar. Guru diharapkan akan memberikan pendidikan dan ilmu keterampilan kepada anak-anak kita. Guru yang baik, akan memberikan kepintaran dan kesopanan kepada anak didiknya.
Masalah kekurangan guru SD sudah lama terjadi, sejalan dengan pertumbuhan jumlah SD di sejumlah daerah kabupaten dan kota. Sementara pertambahan sekolah baru, tidak diimbangi dengan pertambahan jumlah guru. Sehingga ketimpangan dan kekurangan guru, tiap tahun terus meningkat.
Apalagi pemerintah pusat sempat menetapkan status quo dalam penerimaan CPNS. Baru kran penerimaan CPNS dibuka lagi pada tahun ini sekitar 60 ribuan lowongan. Tapi pelamarnya sangat mem bludak, mencapai 2 juta orang.
Kalau kita tilik peran dan fungsi SD, sangatlah menentukan sekali bagi anak untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, seperti SLTP, SLTA dan perguruan tinggi.
Peran dan fungsi guru SD sangat penting meletakkan dasar-dasar konsep berhitung, membaca dan menulis. Ketiga konsep itu, menunjang semua mata pelajaran yang ada di SD.
Berhitung adalah konsep logika dengan perhitungan matematika. Sebenarnya, matematika itu adalah termasuk rumpun bahasa juga, tapi bahasa yang memakai lambang-lambang.
Berhitung mempunyai kon sep operasinya adalah kabataku, yakni kali, bagi, tambah dan kurang. Menerapkan konsep perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan, kepada anak usia SD harus tepat dan sesuai kemampuannya.
Guru akan lebih banyak melatih anak didiknya, dalam melakukan operasi matematika tersebut.
Dari sejumlah sekolah, masih kita temukan, siswa yang sudah duduk di kelas IV SD, yang tidak hafal kali-kali, sehingga mereka kesulitan melakukan operasi dalam pelajaran matematika.
Faktornya antara lain adalah, kurang mantapnya konsep perkalian tersebut, sehingga anak kesulitan menentukan hasilnya. Kemudian juga kurang adanya evaluasi penguasaan perkalian oleh guru kepada siswanya.
Kalau gurunya professional, maka ia akan menganjurkan anak didiknya mampu menguasai hasil perkalian yang kurang dari 10 tersebut.
Berbagai cara akan dilakukan, agar siswanya menguasai dan mengingat dengan cepat hasil perkalian. Salah satu adalah menunjuk secara acak satu atau dua orang siswa, ketika guru kelas masuk lokal.
Manfaat metoda ini adalah agar siswa setiap hari selalu menguasai perkalian tersebut, karena setiap hari selalu ditanya gurunya. Sesuai psikologi anak usia SD, jika ia tidak mampu menjawab pertanyaan guru, maka ia akan merasa malu dengan teman-temannya.
Hal ini akan menimbulkan motivasi untuk menguasai perkalian tersebut. Apalagi, jika sang guru pintar psikologi, sehingga anak yang menjawab dengan benar mendapatkan pujian.


Sumber
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org