MENDIDIK DI TAPAL BATAS - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » MENDIDIK DI TAPAL BATAS

MENDIDIK DI TAPAL BATAS

Written By Irfan Dani on Friday, March 8, 2013 | 10:30 PM

Alumni Unesa dalam program SM-3T


Selama satu tahun, mulai November 2011-Oktober 2012, ratusan alumni Unesa mengabdikan diri sebagai pendidik di daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal. Mereka menjalani pengabdian tersebut dengan bergabung dalam program SM-3T (Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal). Program kemendikbud, dimana Unesa menjadi salah satu dari delapan LPTK yang ditunjuk untuk menjadi pelaksananya.
Para alumuni Unesa tersebut menjalani pengabdiannya sebagai pendidikan di wilayah Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebuah kabupaten di Pulau Sumba yang berbatasan langsung dengan wilayah Australia. Sebuah kabupaten baru yang tentu saja memiliki banyak kekurangan. Terutama kekurangan infrastuktur transportasi dan komunikasi.
Topografi Sumba Timur yang berbukit-bukit dan berlembah-lembah, menjadikan banyak daerah di kabupaten tersebut yang terisolasi dari daerah luar. Untuk mencapai daerah yang hanya berjarak beberapa puluh kilometer dari ibukota kabupaten di Waingapu, perlu waktu belasan jam.  Bahkan, jika kondisi cuaca tidak mendukung, bisa saja harus menginap di perjalanan. Banyak daerah yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Menembus hutan, mendaki lereng bukit, menuruni lembah, atau menyeberangi sungai.
Dengan kondisi medan seperti itu, muskil membayangkan ada jaringan listrik di daerah-daerah tersebut. Jaringan telekomunikasi, apa lagi. Warga setempat - dan juga para alumni yang tahan banting itu - harus berjalan beberapa kilometer mendaki lereng bukit untuk mencapai puncaknya demi mendapatkan sentuhan sinyal telepon seluler.
Hebatnya para alumni Unesa itu, dalam kondisi serba kekurangan dan terbatas seperti tersebut, mereka tetap semangat mengabdikan diri mendidik anak-anak bangsa, yang selama ini nyaris tidak tersentuh pendidikan. Semengat mereka tertular dari semangat anak-anak Sumba Timur yang dalam keterbatasan dan serba kesulitan sangat haus akan ilmu dan pendidikan.
Rubrik ALUMNI MENGABDI, bakal menyajikan cuplikan-cuplikan kisah para alumni Unesa itu saat mengabdikan diri di Sumba Timur. Bagaimana sulitnya medan yang harus mereka tempuh untuk menuju tempat pengabdian, bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari dengan fasilitas yang sangat terbatas. Tanpa listrik, tanpa sarana komunikasi, bahkan di banyak tempat tanpa sumber air bersih.
Bagaimana mereka menghadapi budaya masyarakat yang belum memandang penting arti pendidikan bagi anak-anaknya. Bagaimna para alumni Unesa itu menghadapi kenyataan bahwa anak-anak itu sebenarnya memiliki potensi besar untuk maju, namun terhadang keterbatasan dan belenggu budaya.
So, nikmati dan renungkan perjuangan para alumni Unesa nan perkasa itu di rubrik ALUMNI MENGABDI. (*)

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org