Pidato Mendikbud pada Hardiknas, Minta Maaf Atas Persoalan UN SMA - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Pidato Mendikbud pada Hardiknas, Minta Maaf Atas Persoalan UN SMA

Pidato Mendikbud pada Hardiknas, Minta Maaf Atas Persoalan UN SMA

Written By Irfan Dani on Friday, May 3, 2013 | 11:55 AM

ilustrasi


TAPSEL – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2013 di Kabupaten Tapsel berlangsung hikmad, Kamis (2/5). Kegiatan yang di pusatkan di lapangan sepakbola Hutararaja, Muara Batangtoru  ini dirangkai  dengan penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi, kepala sekolah terbaik, guru terbaik, dan bantuan bagi guru PAUD.
Hardiknas juga dimeriahkan dengan pelaksanaan pameran pendidikan dan buku. Tujuannya untuk merangsang dan menumbuhkan motivasi belajar dalam mempersiapkan generasi yang baik, tangguh dan handal untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.
Bupati Tapsel yang membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan, selamat Hari Pendidikan Nasional 2013. “Semoga segala ikhtiar kita untuk memajukan dunia pendidikan menjadi semakin berkwalitas.
Dan akses pendidikan bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan dapat segera terwujut,” katanya. “Atas nama kementrian pendidikan dan kebudayaan,  perkenankan saya menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas persoalan Ujian Nasional tingkat SMA sederat Tahun pelajaran 2013.
Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” paparnya. Dikatakan, pentingnya pendidikan sebagai vaksin dan elevator sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua hal tersebut dapat menaikkan daya tahan sosial agar terhindar dari penyakit kemiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan beradaban, serta meningkatkan status sosial masyarakat.
Hadir dalam peringatan Hardiknas tersebut Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Wakil Bupati Tapsel Aldinz Rapolo Siregar, Sekretaris Daerah Aswin Siregar, Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution, Kapolres tapsel AKBP Abdul Rizal A Engahu, mewakili Pengadilan Negeri Padangsidimpuan (Psp), mewakili Dandim Tapsel, mewakili Danyon Infantri 123 Rajawali, mewakili Detasemen C Brimob Poldasu, mewakili Kejari Psp, Ketua forum PAUD Nyonya Syafia Lina Syahrul, Sejumlah Pimpinan SKPD Tapsel, Pimpinan BUMN (PTPN III) Pimpinan BUMD (bank Sumut) Cabang Psp Hifzan Lubis, Camat, kepala sekolah, guru dan sejumlah siswa di lingkungan Tapsel serta masyarakat.
Di Psp, Plt Sekda Pembina Upacara Hardiknas
Selain sebagai vaksin sosial, pendidikan juga merupakan elevator sosial untuk meningkatkan status sosial. Hal ini menjadi salah satu latar belakang tema peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini yaitu Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan.
Demikian diutarakan Mendikbud M Nuh dalam sambutannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013 yang dibacakan Plt Sekda kota Padangsidimpuan (Psp) Drs Kharul Alamsyah Lubis selaku pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)  2 Mei 2013 Kota Psp yang bertempat di Stadion HM Nurdin Jalan Melati kota Psp, Kamis (2/5).
“Kita memerlukan vaksin dan elevator sosial itu sehingga kita terhindari dari tiga penyakit tersebut dan sekaligus mampu meningkatkan status sosial,” ujar Plt Sekda dalam sambutannya.
Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (education for all) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.
Selanjutnya, dikatakan M Nuh, UUD 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memeroleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya (Pasal 31 ayat 1 dan 2 UUD 1945). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah bersama masyarakat telah berusaha memenuhi amanat tersebut melalui pembangunan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM 3T).
Dari sisi keterjangkauan, pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa. Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp7,8 triliun untuk BSM.
Usai upacara dilanjutkan dengan pemberian hadiah berupa tropi, piagam dan uang pembinaan bagi pemenang perlombaan dalam rangka menyongsong dan memeriahkan Hardiknas 2 Mei 2013 yaitu; Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD/MI, SMP/MTs, Lomba Cipta Puisi Tingkat SD/MI, Lomba Baca Puisi Tingkat SMP/MTs, Lomba Kebersihan Tingkat SMP, Lomba Finger Painting Tingkat TK Putar/Putri, Lomba Story Telling Tingkat SMA/MA/SMK, dan Loma Tortor Tingkat SMA/MA dan SMK se-Pemko Psp.
Turut hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Hj Hamidah Batubara, Kapolres Psp AKBP Budi Hariyanto SIK Msi, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kakan Kemenag Drs H.Efri Hamdan Harahap, Wakil Ketua TP PKK Ny Mestika Sari Muhammad Isnandar Nasution, Ketua Dharmawanita Persatuan Ny Khairul Alamsyah Lubis,  Kadisdik Drs H Abdul Rosad Lubis MM, pimpinan  SKPD, Asisten, Staf Ahli Walikota, para Kepsek SD, SMP, SMA, SMK, MA se-Kota Psp, Kabag Humas dan Arsip Saeful Bahri. (ran/tan)

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org