Menerapkan Konsep Y = S + C untuk Manajemen Keuangan Anda - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Menerapkan Konsep Y = S + C untuk Manajemen Keuangan Anda

Menerapkan Konsep Y = S + C untuk Manajemen Keuangan Anda

Written By Irfan Dani on Thursday, April 4, 2013 | 5:21 PM

ilustrasi



Menerapkan Konsep Y = S + C untuk Manajemen Keuangan Anda
Gerah rasanya apabila saya terus menerus menuliskan ulasan yang berbau-bau politik. Memang tulisan berbau politik akan memunculkan keuntungan sendiri bagi penulis karena viewers atau pembaca yang banyak. Sesekali lah kita menengok bagaimana kondisi perekonomian pribadi kita sendiri. Saya mendapatkan ilmu ini dari seorang teman saya, seorang guru yang kini tengah mengikuti program SM3T di Salura, NTT. Ia mendapatkan konsep ini dari seorang dosen yang mengajarnya suatu mata kuliah di kampusnya dulu. Saya mencoba menuangkan ini kedalam tulisan. Semoga ulasan ini cukup bermanfaat.
Masih ingatkah anda tentang konsep fungsi tabungan yang diajarkan sewaktu SMA? Kalau tidak salah saya mendapatkan pelajaran ini dari guru Ekonomi kelas 10 atau setingkat dengan kelas 1 SMA sebelum penjurusan. Materi ini mempelajari bagaimana memahami konsep pendapatan, konsumsi, dan tabungan. Lebih jelasnya adalah sebagai berikut.
Y = Yield, atau pendapatan.
C = Consumption, atau konsumsi.
S = Saving atau tabungan.
Di awal pembelajaran, konsep yang sering dituliskan para guru ekonomi adalah Y = C + S. Padahal, jika kita menghitung secara matematis, apa sih bedanya Y = C + S dengan Y = S + C? Tidak ada bukan. Jika variabel-variabel tersebut diganti dengan angka, maka nilainya akan sama. Namun, apabila kita tidak melihat dengan aspek matematis, anda akan menemukan arti bahwa Y = C + S akan sangat berbeda dari Y = S + C. Mengapa bisa demikian? Begini jawabannya.
Ketika seseorang menggunakan konsep Y = C + S, atau pendapatan = konsumsi + tabungan, pola pikir seseorang dalam menggunakan uang pun akan menjadi seperti ini.
Saya harus memenuhi kebutuhan saya dulu, baru sisanya akan saya tabung.”
Dan pikiran ini akan membuat anda ingin melakukan konsumsi secara terus menerus.
Dalam bahasa variabelnya S = Y – C
Anda tidak salah berpikir demikian. Karena yang namanya kebutuhan adalah sifatnya adalah mutlak dan harus dipenuhi. Namun, manusia kadang sedikit rancu dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kadangkala kebutuhan yang sudah terpenuhi akan mendapat embel-embel saya ingin ini itu di belakang. Kemudian anda memutuskan untuk menghabiskan sisa pendapatan karena yang anda pikirkan sejak awal adalah how to consumption? Yang artinya bagaimana saya harus mengkonsumsi. Sehingga bisa jadi dapat disimpulkan seperti hitungan di bawah ini,
S = O, jumlah Y = C
Karena Y – C = O
Dalam perhitungan ini anda bisa-bisa tidak akan memiliki tabungan. Jumlah konsumsi selalu anda kedepankan. Bahkan ada yang sampai minus karena melakukan hutang untuk memenuhi jumlah kebutuhan yang tidak terbatas. Namun segalanya tergantung dari pengaturan masing-masing. Result variabel akan selalu berbeda terhadap setiap orang.
Nah, kemudian dalam konsep Y = S + C yang mendahulukan tabungan untuk disisihkan. Apa sih rahasia konsep ini sehingga mampu memperbaiki manajemen keuangan anda?
Jika anda adalah seseorang yang berpendapatan 1juta per bulan. Kemudian menyisihkan terlebih dahulu, misal 300ribu dari pendapatannya secara rutin. Sudah. Maka pola konsumsi orang tersebut selanjut-selanjutnya adalah 700ribu.
C = Y – S
Misal Y = 10, ‘S’ atau saving sudah ditentukan yaitu 3
C = 10 – 3
C = 7
Anda hanya akan berpikir bagaimana menggunakan konsumsi dengan uang 700ribu tersebut tanpa mengutak atik simpanan anda. Dan secara rutin anda akan memiliki investasi berupa tabungan. Mudah bukan? Sebelumnya saya meminta maaf kalau tulisan ini ada yang tidak jelas bahkan kurang baik dalam penjelasannya. Semoga bermanfaat.
Selamat pagi :D



Sumber
Share this article :

1 comment:


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org