Mendikbud Terima Gelar Doktor HC dari Thailand - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Mendikbud Terima Gelar Doktor HC dari Thailand

Mendikbud Terima Gelar Doktor HC dari Thailand

Written By Irfan Dani on Thursday, March 28, 2013 | 12:57 AM

M Nuh

JAKARTA--Di tengah gelombang protes terhadap rencana penerapan kurikulum baru dan biaya pendidikan yang semakin mahal, berhembus kabar positif di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mendikbud Mohammad Nuh dikabarkan mendapat gelar doktor kehormatan (Honoris Causa/HC) dari sebuah kampus di Thailand.

Sejak Senin lalu (25/3) Nuh sedang mengikuti rangkaian kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali. Dikonfirmasi melalui telepon, menteri asal Surabaya itu membenarkan kabar pemberian doktor HC tersebut. "Insyallah (diterima, red) dari Narasuan University (NU) Thailand," katanya, Selasa (26/3) melalui sambungan telepon.

Rencananya penyematan gelar doktor HC ini akan dilangsungkan di Jakarta pada 6 April mendatang. Pemberian gelar doktor HC dari negeri gajah putih itu mempertimbangkan kinerja Nuh selama menjabat sebagai Mendikbud. Nuh mengatakan gelar HC yang akan dia terima itu merupakan bidan manajemen pendidikan. 
 
Nuh menuturkan jika pemberian gelar doktor HC ini telah melewati prosedur yang baku di seluruh perguruan tinggi. Yakni ditetapkan melalui sidang senat. "Jadi bukan ditetapkan oleh rektor sendiri," kata dia. Mantan rektor ITS itu mengatakan, ada sejumlah kebijakan strategis yang dilirik kampus dari negeri gajah putih tersebut.
 
Diantaranya adalah, kemampuan Kemendikbud mengelola pendidikan dengan kompleksitas persoalan yang beragam. "Dari jumlah yang diurusi, jauh lebih besar Indonesia," kata dia. Nuh mengatakan kebijakan yang mendapat respon positif dari NU tersebut antara lain tentang terbukanya akses pendidikan yang semakin luas.
 
Selain itu juga adanya kesetaraan akses pendidikan antara si kaya dengan si miskin. Untuk urusan masuk perguruan tinggi negeri misalnya, mahasiswa dari kalangan keluarga miskin mendapatkan beasiswa melalui program Bidik Misi. Untuk menekan biaya kuliah, Kemendikbud menggerojok anggaran bantuan operasional (BO PTN).
 
Dia tidak mempersoalan jika pemberian gelar tersebut dikaitkan dengan banyaknya protes kebijakan pendidikan di Indonesia. Soal penolakan kurikulum baru misalnya, Nuh mengatakan itu wajar. Karena kurikulum adalah urusan mendasar pendidikan, jadi ketika ada perubahan banyak kalangan yang bersebrangan.
 
Sebelum seremoni penganugrahan gelar doktor HC ini, Ibnu mengatakan ada agenda pertemuan sepuluh perguruan tinggi top di Thailand dengan sepuluh kampus lokal. Sebelumnya Nuh juga pernah mendapatkan gelar doktor HC dari Universitas Teknologi Malaysia pada 2011 lalu. (wan)

sumber
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org