Tim Pengelola SM3T Siap Lakukan Evaluasi - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Tim Pengelola SM3T Siap Lakukan Evaluasi

Tim Pengelola SM3T Siap Lakukan Evaluasi

Written By Irfan Dani on Wednesday, December 5, 2012 | 10:45 AM


Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Supriadi Rustad bersama Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Sunaryo Kartadinata saat konferensi pers terkait kecelakaan yang menimpa peserta SM3T, di Aula Mesjid Al-Furqon, Jum’at (30/11)


Bumi Siliwangi, isolapos.com-
Kecelakaan yang menimpa dua mahasiswa peserta Sarjana Mendidik Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (SM3T) di Aceh Timur, 26 November lalu, menimbulkan sebuah pertanyaan. Apakah sebelum diberangkatkan, peserta diberi pembekalan untuk bertahan hidup?
Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sunaryo Kartadinata, mengatakan bahwa para peserta sudah diberikan pembekalan survival selama dua minggu sebelum diberangkatkan ke lokasi.“Ada yang dinamakan ketahanmalangan, salah satu mata tatarannya, dan dalam ketahanmalangan itu, kita melibatkan berbagai pihak yang bisa melatih mereka, baik secara fisik maupun mental,” ucap Sunaryo, dalam konferensi pers di Aula Mesjid Al-Furqan,  Jumat (30/11).
“Sebenarnya secara fisik serta mental, mereka sudah siap. Namun, yang namanya musibah kita tidak tahu,” tambahnya. Untuk itu, Sunaryo meminta evaluasi dari tim pengelola SM3T. “Meningkatkan prosedur untuk mengeliminasi risiko seperti ini,” tuturnya.
Direktur Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Direktora Jenderal Pendidikan Tinggi, Supriadi Rustad, mengatakan kejadian tersebut akan dijadikan bahan evaluasi oleh tim pengelola SM3T. Tim akan dikumpulkan hari Jumat (30/11) sampai Sabtu (1/12)di Yogyakarta . Evaluasi dilakukan untuk mengkaji ulang Standar Operasional Prosedur (SOP). “Untuk menjamin keselamatan peserta dalam melaksanakan tugas selama satu tahun,” ujarnya.
Supriadi mengatakan, salah satu bahan evaluasi ialah penempatan lokasi peserta SM3T. Karena, tempat mengajar di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan harus memiliki infrastruktur serta akses jalan yang memadai. “SMPN 2 simpang jernih, Aceh timur, mestinya akses jalan ada. Dari kota atau kecamatan,” tambahnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Supriadi menganjurkan tim di luar kependidikan untuk menggarap persoalan tersebut, seperti pekerja umum.
Ketika ditanya mengenai kelanjutan program SM3T, Supriadi mengaku ada pemikiran ‘nakal kecil’ untuk menghentikan program ini. Namun, Ia menegaskan program tersebut harus tetap berjalan. “Siapa lagi kalau bukan kita? justru kelanjutan ini seperti kita mengikuti amanah mas Geugeut dan mbak Winda untuk memberikan pendidikan ke seluruh Indonesia tanpa kecuali,” tegas Supriadi. [Fachmi Maulana]

Sumber:

IsolaPos.com
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org