Telan Korban, Program Guru di Desa Tertinggal Takkan Dihentikan - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Telan Korban, Program Guru di Desa Tertinggal Takkan Dihentikan

Telan Korban, Program Guru di Desa Tertinggal Takkan Dihentikan

Written By Irfan Dani on Saturday, December 1, 2012 | 11:13 AM


Foto : Rifa Nadia Nurfuadah/okezone
Foto : Rifa Nadia Nurfuadah/okezone

JAKARTA - Selain Winda Yulia, peserta program Sarjana Mengajar daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) Geugeut Zaludiosanusa Anafi juga menjadi korban dalam terhantamnya perahu oleh arus sungai yang cukup deras. Jenazah para korban telah ditemukan satu per satu, termasuk Winda. Namun, hingga kini, Geugeut masih dalam pencarian.

Rektor UPI Sunaryo Kartadinata menambahkan, pihak universitas akan berusaha memfasilitasi keinginan keluarga dari Geugeut. Pencarian tim SAR dan UPI akan terus dilanjutkan. Hal ini sesuai atas permintaan keluarga. "Ada sebanyak dua tim yang ikut memantau, dari kami dan juga dari Universitas Negeri Medan (Unimed)," papar Sunaryo selepas persemayaman Winda di Mesjid Al Fuqrog UPI, Bandung, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (30/11/2012).

Menurut Sunaryo, kejadian ini memang meninggalkan luka mendalam bagi keluarga maupun rekan-rekan tenaga pendidik lainnya. Namun, lanjutnya, program SM3T tidak dapat dihentikan begitu saja.

"Masyarakat daerah terluar dan terdepan harus tetap tersentuh pendidikan. Kami selalu memberikan pembekalan kepada guru SM3T yang akan berangkat dalam dua minggu untuk menyiapkan ketahanan mereka secara fisik dan mental dengan mengundang pelatih," imbuhnya.

Pendapat senada turut diungkapkan Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Supriadi Rustad. Dia menegaskan, tidak akan menghentikan pengiriman peserta SM3T ke lokasi pengabdian mengingat kebutuhan tenaga pendidik di wilayah tersebut. "Program akan tetap dilanjutkan, tapi seluruh prosedur akan dievaluasi termasuk cara penempatan, dan pembekalan," tutur Supriadi.

Selaku penanggungjawab program SM3T, Supriadi menjelaskan, tim SM3T telah dikumpulkan di Yogyakarta untuk mengevaluasi seluruh standar operasional program pengabdian sarjana pendidikan tersebut.  "Terus terang saya shock, dan langsung saya kumpulkan semua di Yogya," terangnya lunglai.

Nantinya, lanjut Supriadi, terdapat kemungkinan untuk menyertakan sektor di luar pendidikan untuk mendukung program ini, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat. "Ini kita upayakan agar anak-anak yang kita kirim selamat dalam bertugas," tegasnya.

Selepas menghadiri rapat koordinasi SM3T di Kantor Dikpora Kabupaten Aceh Timur, sekira pukul 17.00 WIB, Senin 26 November lalu Winda, Geugeut, dan seorang rekan mereka akan kembali ke Desa Melidi, tempat mereka bertugas. Namun, arus sungai menghantam perahu boat yang mereka tumpangi. Nyawa Winda pun tidak tertolong.(mrg)

Sumber:

okezone.com
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org