Jakarta – Meningkatnya
jumlah peminat program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan
Tertinggal (SM-3T) membuat pemerintah memperluas wilayah tugas program
ini.
Setelah sebelumnya menjangkau provinsi
Aceh, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Maluku,
Papua, dan Papua Barat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemdikbud)
menambahkan dua provinsi baru dalam daftar jangkauan program.
“Untuk menyiapkan ketersediaan pendidik
dan mempercepat pembangunan pendidikan di daerah 3T, Provinsi Kalimantan
Barat, Pulau Nias dan Pulau Sangihe Talaud di Sulawesi Utara pun
menjadi bagian wilayah tugas di angkatan kedua ini,” ujar Direktur
Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Supriadi Rustad, di Jakarta, Rabu
(21/11/2012).
Program SM-3T, lanjut Supriadi, efektif
mempercepat pembangunan pendidikan di daerah terdepan, terluar dan
tertinggal. Oleh karena itu, jangkauan wilayah kabupaten menjadi lebih
banyak lagi. Apalagi, jika ada daerah yang mengajukan keluhan kekurangan
guru.
“Ekspansi wilayah ini menjangkau total
34 kabupaten di pelosok nusantara. Jadi pemenuhan guru dalam program
SM-3T ini dilakukan sesuai permintaan wilayah. Kalau mereka tidak
mengajukan permintaan, berarti tidak ada kekurangan guru,” katanya lagi.
Supriadi juga mengungkapkan pelaksanaan
program tahun pertama ini masih dirasakan belum terlalu matang. Ke
depannya, Kemdikbud akan melakukan koordinasi dengan beberapa
kementerian seperti Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan
(Kemenkes) dan Kementerian PU.[kompas.com]
Sumber:

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !