Winda Yulia, Demi Program SM3T di Aceh, Rela Tak Ikut Wisuda - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Winda Yulia, Demi Program SM3T di Aceh, Rela Tak Ikut Wisuda

Winda Yulia, Demi Program SM3T di Aceh, Rela Tak Ikut Wisuda

Written By Irfan Dani on Saturday, December 1, 2012 | 1:40 PM


Almarhum Winda Yulia, 22 tahun, guru program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) yang bertugas di SMPN 2 Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan.
“Smart, apa adanya, ramah dan ceria,” kata Alfi, adik kelas Winda di Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas MIPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, kepada ATJEHPOSTcom melalu telepon selularnya, Jumat, 30 November 2012.
Selain Alfi, komentar serupa juga disampaikan oleh Rommy, alumni Jurusan Pendidikan Ekonomi di kampus yang sama. Rommy juga guru SM3T dari UPI, namun ia ditugaskan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Rommy dan Winda pernah mengikuti proses karantina bersama sebelum diberangkatkan ke daerah tugas masing-masing, pada 15 Oktober 2012 lalu.
“Saat karantina Winda memang menonjol, ia memang jarang bicara tapi ketika mengeluarkan argumennya terlihat kejeniusannya,” kata Rommy, melalui telepon selularnya kepada ATJEHPOSTcom, Jumat.
Di kampus, kata Rommy Winda merupakan salah satu mahasiswa berprestasi. Ia lulus dengan nilai IPK yang tinggi, sekitar 3,95. Ia juga banyak mendapatkan prestasi seperti Juara 3 OSN PTI Tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2011. Guru muda tersebut juga pernah mendapat Juara 3 Olimpiade Sains Teknologi Nasional 2011, dan beberapa prestasi lainnya.
Bahkan, kata Rommy, Winda rela tidak mengikuti prosesi wisuda demi mengikuti kegiatan SM3T. Mestinya Winda diwisuda pada 16 Oktober 2012 lalu. Winda memang sangat termotivasi untuk mengikuti program yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Program SM3T UPI diikuti oleh 65 guru muda dari kampus tersebut, 31 guru ditugaskan ke Kupang, dan 34 ke Aceh Timur.
“Soal penugasan itu kampus yang atur, yang pasti ke 64 guru dari UPI sangat berduka dengan musibah ini,” kata Rommy.
Winda Yulia merupakan salah satu korban tenggelam setelah boat yang mereka tumpangi terbalik di kawasan Batu Katak, di Desa Melidi, Simpang Jernih, pada Senin, 26 November 2012 lalu. Selain Winda, kejadian tersebut menenggelamkan lima orang lainnya yaitu Irma Yuna dan Hanafi, keduanya guru SM3T dari Unimed Medan dan selamat.
Dua korban lainnya adalah Ahmad dan Martani, yang berprofesi sebagai juru kemudi boat dan kernet, keduanya juga telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Dan seorang korban lannya Geugeut, guru UPI yang kini masih dalam pencarian.[] (ihn)

Sumber:
 
Atjeh Post
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org