Program SM3T Solusi Atasi Kekurangan Guru - PPG SM-3T UNP
News Update:
Home » » Program SM3T Solusi Atasi Kekurangan Guru

Program SM3T Solusi Atasi Kekurangan Guru

Written By Irfan Dani on Wednesday, May 30, 2012 | 10:16 AM

POLEMIK soal keberadaan Sarjana Mengajar di daerah Terluar Tertinggal dan Terdepan (SM3T) akhirnya teratasi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ri menegaskan bahwa program ini adalah solusi terbaik mengatasi kekurangan guru di daerah terpencil.
“Program Sarjana Mengajar di daerah Terluar Tertinggal dan Terdepan (SM3T) yang diluncurkan sejak 2010 cukup membantu mengatasi kekuarangan guru di daerah terpencil,” jelas  Wakil Direktur Pendidikan dan Ketenagaan Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Agussusilo Hadi kepada wartawan di Kupang, Selasa (29/5).
Menurutnya, kekurangan guru selama ini menjadi salah satu masalah pelik dunia pendidikan dan bahkan selalu menjadi alasan pembenar bagi buruknya mutu pendidikan di daerah Terluar, Tertinggal dan Terdepan.
Hadi berada di Kupang dalam rangkaian kegiatan penandatanganan MoU antara Undana dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Bupati Alor, Manggarai Timur dan Rote Ndao.
Ia mengatakan, program ini berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi ke daerah-daerah yang menjadi sasaran program SM3T, mendapat sambutan positif, karena cukup membantu siswa di sekolah yang kesulitan pendidik, sehingga tidak teratur mengikuti pelajaran.
Artinya, kata dia, kehadiran tenaga SM3T tidak lantas menyulap semua persoalan yang ada di daerah Terluar Tertinggal dan Terdepan menjadi tuntas semuanya, tetapi paling tidak, dapat membantu meringankan tugas dan beban di sekolah itu.

Tak Perlu Ribut

Ia mengatakan, untuk tahap awal, tenaga SM3T di NTT ditempatkan di 10 kabupaten dan akan terus bertambah atau berkurang, sesuai hasil monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kerja di tempat tugas. “Bagi tamatan FKIP di NTT, pada 2012 ini dibuka kesempatan untuk mendaftar dan mengikuti seleksi pada tenggat waktu Juni hingga Agustus 2012 untuk selanjutnya ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Dr H Syamsu Qamar Badu, juga menjelaskan, tenaga SM3T bukan tenaga honor atau pun juga bukan guru, tapi calon guru yang sedang mengambil program PPG (pendidikan profesi guru) untuk benar-benar mengerti dan memahami tugasnya ketika kelak menjadi guru.
Jadi tidak perlu diributkan di NTT, mengapa belum kebagian dan bentuk penolakan lainnya, karena jadi tenaga SM3T, banyak konsekuensinya karena ditempatkan di daerah terluar tertinggal dan terdepan. (ant/P-1) 

Sumber:
 http://www.victorynewsmedia.com/v2/images/logo%20victory.png
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


New Creation Live Radio
by. Infokom PPG SM-3T UNP



Radio Streaming PPG SM-3T UNP




 
Redaksi : Tentang Kami | Iklan | Ketentuan | Address: Kampus II UNP, Lubuk Buaya, Padang | 25173 | Sumatera Barat | Phone: 085263220740 | Email: mail@sm3t-unp.org